Komunitas Belajar Acitya Aksata

Pendidikan merupakan usaha sadar untuk menumbuh kembangkan potensi sumberdaya manusia dengan cara mendorong dan memfasilitasi kegiatan belajar mengajar. Karena dengan Pendidikan sebuah bangsa akan mencapai kemajuan, baik dalam pengembangan sumber daya manusia yang cerdas maupun pada pengelolaan sumber daya alam. Pendidikan dalam arti sempit, di maknai sekolah. Dengan kata lain, dalam pengertian sempit “Pendidikan merupakan pengaruh yang diupayakan dan direkayasa sekolah terhadap anak dan remaja agar mereka mempunyai kemampuan yang sempurna dan kesadaran penuh terhadap hubungan-hubungan dan tugas social mereka. Sedangkan dalam arti luas, di artikan bahwa “Pendidikan adalah segala situasi dalam hidup yang mempengaruhi pertumbuhan seseorang”. Pendidikan dalam arti luas, merupakan pengalaman belajar seseorang selama hidupnya yang mempengaruhi proses tumbuh kembangnya dari sejak lahir hingga meninggal dunia di kemudian hari nanti. Berdasarkan hal tersebut dapat dipahami bahwa proses Pendidikan tidak hanya berbicara tentang memberikan ilmu dan informasi terbaru untuk siswa, tetapi adalah usaha untuk menghasilkan siswa yang mampu mengembangkan pengetahuan, kepribadian, keterampilan, serta akhlak yang baik untuk bekal hidupnya.

Untuk mewujudkan apa yang disampaikan diatas, satuan Pendidikan hendaknya mampu bersinergi bersama dengan tujuan Pendidikan berdasarkan Ki Hadjar Dewantara. Kiranya diperlukan adanya sebuah komunitas atau kelompok-kelompok yang terdiri dari pendidik untuk saling bertukar inspirasi dan juga ide dalam pembelajaran. Untuk itulah Komunitas Belajar hadir. Komunitas Belajar adalah sekelompok guru, tenaga kependidikan, dan pendidik lainnya yang memiliki semangat dan kepedulian yang sama terhadap transformasi pembelajaran melalui interaksi secara rutin dalam wadah di mana mereka berpartisipasi aktif.

SMP Negeri 1 Negara memiliki komunitas belajar dengan nama Acitya Aksata. Jika dilihat dari katanya “Acitya” yang berasal dari Bahasa Sansekerta yang berarti Ilmu Pengetahuan dan “Aksata” yang artinya tidak pernah putus atau lanjut terus. Tujuan dan harapan dari terbentuknya Komunitas Belajar Acitya Aksata agar kita sebagai guru tentunya haus akan ilmu pengetahuan, terus belajar yang tidak pernah putus untuk menggali ilmu pengetahuan sesuai harapan pendidikan mampu memfasilitasi murid sesuai kodrat alam dan kodrat zaman.

Dalam membangun sebuah Komunitas Belajar, terdapat beberapa tujuan utama yang harus diterapkan. Tujuan dibentuknya komunitas belajar ini adalah sebagai berikut :

  1. Mengedukasi anggota komunitas dengan mengumpulkan dan berbagi informasi terkait pertanyaan dan masalah terkait praktik pembelajaran
  2. Mendukung dengan merancang interaksi dan kolaborasi antara anggota komunitas
  3. Membina anggota kelompok dengan mengajak anggota kelompok untuk mulai belajar dan belajar secara berkelanjutan
  4. Mendorong anggota untuk saling berbagi dan diskusi
  5. Mengintegrasikan pembelajaran yang didapatkan melalui komunitas dalam pekerjaan sehari-hari

Secara Garis besar Rencana program kegiatan yang dilakukan diantaranya adalah:

  1. Perencanaan dan Penilaian Pembelajaran
  2. Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi
  3. Pengembangan Kompetensi dan kinerja GTK
  4. Peningkatan Kemitraan Sekolah
  5. Budaya Positif Sekolah
  6. Berbagi Praktik Baik

Timeline Kegiatan

Tujuan

Uraian

Sasaran

Waktu

Perencanaan dan Penilaian Pembelajaran

 

1.       Merancang pembelajaran

2.       Merancang Penilaian

Guru

2 bulan sekali

Peningkatan kemampuan literasi dan numerasi

 

 

1.    Melakukan kegiatan pembiasaan membaca

2.    Menghasilkan produk dari kegiatan literasi

3.    Menyediakan referensi buku bacaan

1.    Siswa

 

2.    Siswa

 

 

3.    Sekolah

Setiap minggu

Pengembangan Kompetensi dan kinerja GTK

 

 

1.    Pengembangan media pembelajaran

2.    Pemanfaatan PMM

3.    Optimalisasi Google for Education

4.    Pemanfaatan Quizziz

Guru

2 bulan sekali

Peningkatan Kemitraan Sekolah

 

 

 

1.    Menjalin kerja sama dengan kepolisian

2.    Menjalin kerja sama dengan puskesmas

3.    Menjalin kerja sama dengan tokoh agaman

Siswa

 

1 Bulan sekali

Budaya Positif Sekolah

 

 

 

1.    Melakukan literasi lingkungan (Cinta Kebersihan dan Lingkungan)

2.    Penanaman karakter mengatasi 3 dosa besar pendidikan

3.    Pelaksanaan literasi digital di sekolah untuk bijak berteknologi

Guru dan Murid

Setiap bulan

Berbagi Praktik Baik

 

 

Memberikan sebuah pengalaman keberhasilan praktik pengajaran oleh guru yang dapat dimanfaatkan oleh guru yang lain

Guru

2 bulan sekali

*Kegiatan Bisa Dilakukan Sesuai Keadaan

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada https://sites.google.com/guru.smp.belajar.id/acityaaksata/home